Sunday, February 5, 2017

4 Tren E-commerce Indonesia Tahun 2017, Apa Itu?

Image result for e-commerce





Sudah lama Indonesia diprediksi akan menjadi E-Commerce terbesar di Indonesia. Dengan nilai pertumbuhan 50% setiap tahunnya, jumlah pengguna mobile device yang besar, dan berbagai kebijakan pemerintah yang memperlancar industri E-Commerce ini akan menjadi sorotan tersendiri pada tahun 2017. Berkembangnya E-Commerce juga mendorong berkembangnya berbagai sektor seperti teknologi, logistik, dan berbagai aspek lainnya. Jika kamu adalah salah satu pemilik Toko Online atau E-Commerce maka inilah 5 Tren yang diprediksi akan terjadi di tahun 2017.

1. Pengiriman Kilat

Ingat JNE, TIKI, Kantor Pos dan macam-macam logistik pengiriman barang di jaman E-Commerce belum se-booming saat ini? Yaap, Pengiriman barang bisa dikatakan sepi peminat. Namun, bisa dilihat saat ini pengiriman seperti JNE pada saat lebaran bisa membludak bahkan sampai tertunda-tunda.

Jika pada tahun-tahun sebelum ini banyak orang malas berbelanja online karena waktu tunggunya yang lama. Namun, di tahun 2016 lalu banyak E-Commerce melakukan kerja sama dengan berbagai layanan logistik lokal untuk mempercepat proses pengiriman. Hal ini sempat dilakukan oleh Tokopedia dan Bukalapak bekerjasama dengan Go-Jek yaitu suatu layanan pengiriman barang via ojek yang dapat dikirimkan pada hari yang sama.

E-Commerce pada tahun 2017 ini akan banyak inovasi yang dilakukan oleh berbagai logistik-logistik baru. Sebagai contoh J&T Express yang menyediakan penjemputan barang yang memudahkan para penjual barang-barang di Online Shop untuk mengirimkan barang-barangnya tanpa harus pergi ketempat pengiriman. Pada tahun ini juga akan munculnya pengiriman logistik berbasis aplikasi seperti Deliveree dan Etobee.

2. Popularitas Robot Chat 

Pernah mengenal Google Allo, Facebook Messenger, dan Twitter Bots sebagai robot chats yang bisa membalas chat kita dengan kecerdasan buatan, keren bukan? Hal ini akan mempermudah para Online Shop yang memiliki ratusan bahkan ribuan pesanan tiap harinya dalam membalas chat pertanyaan para konsumen. Dengan hadirnya Robot Chat seperti Google Allo maka pelayanan dan pertanyaan tentang barang yang di dagangkan, sistem pembayaran, sampai pengiriman akan bisa dilayani selama 24 jam.


3. Tren Smartphone yang Meningkat

Pengguna Smartphone di Indonesia diprediksi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia akan memperoleh peringkat keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika dengan pengguna smartphone aktif di tahun 2018 mendatang.

Pada tahun 2017 ini akan diprediksi bahwa transaksi melalui smartphone akan mengalahkan jumlah transaksi dari PC. Hal ini mengingat bahwa pengguna mobile device di Indonesia sangatlah tinggi dan berpotensi menggantikan transaksi yang dilakukan oleh dekstop.

Dari saat ini peningkatan pengguna mobile dapat dirasakan dengan melihat berbagai promo yang diadakan oleh para E-Commerce besar untuk melakukan pemesanan menggunakan aplikasi mobile. Tidak hanya itu saja, pemaksimalan melalui UI/UX juga di rasakan dan peningkatannya cukup signifkan untuk sampai saat ini.

4. Banyaknya Opsi Pembayaran

Pada beberapa tahun terakhir dapat dilihat kelemahan dari E-Commerce Indonesia menggunakan kartu kredit dan debit untuk pembayarannya. Namun jika diperhatikan, perkembangannya pada tahun 2016 lalu cukup berdampak besar yaitu pembayaran sudah dapat dilakukan dengan transfer melalui ATM, pembayaran melalui Indomaret, dan Cash On Delivery (COD).

Pada tahun 2017 ini, sistem pembayaran pada E-Commerce akan bertumbuh semakin cepat lagi. Dengan hadirnya e-wallet dan berbagai metode pembayaran yang praktis terus bermunculan hal ini akan menjadi solusi bagi orang-orang yang tidak memiliki kartu debit atau kredit sekalipun.

Tren E-Commerce Indonesia pada tahun 2017 dapat dilihat sangatlah cepat perubahannya, sekarang sudah siapkah kamu mengadopsi tren-tren tersebut?

Inilah 5 Alasan yang membuat Indonesia menjadi E-Commerce terbesar di Asia

Related image



Indonesia yang kita kenal sebagai negara berkembang saat ini mulai menunjukkan geliat kekuatan sesungguhnya, apa itu? Pada tahun 2016 ini Indonesia mulai mendapat sorotan se-Asia karena pertumbuhan E-Commerce yang diluar dugaan. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari Ismail Cawidu (Juru bicara Kementerian Komunikasi) mengatakan bahwa pertumbuhan di sektor E-Commerce Indonesia pada tahun 2020 diperkirakan mencapai US$130 Juta.WOW! Hal ini yang akan membuat Indonesia menjadi E-Commerce terbesar ke 3 setelah China dan India, peluang yang sangat menjanjikan bukan?


Lalu apa saja alasan yang membuat Indonesia menjadi E-Commerce terbesar di Asia? Berikut simak alasan-alasannya!

1. Pertumbuhan E-Commerce Indonesia yang Sangat Besar

Berdasarkan hasil studi yang di lakukan oleh Google/Temasek dengan mencakup 4 sektor ekonomi yaitu E-Commerce, Online Travel, Ride-Hailing (bisnis Uber), dan Digital Ads, E-Commerce pada tahun 2025 akan meningkat drastis.
Google-temasek-growth-sectors-new
Dapat dilihat pada data di atas, E-Commerce akan menjadi bisnis yang sangat menjanjikan padat tahun 2025 dibanding dengan sektor-sektor lainnya. Google mengatakan bahwa pada tahun 2025, E-Commerce Indonesia diprediksi akan mengalami pertumbuhan 39% setiap tahunnya.

Hal tersebut membuat Indonesia akan mendominasi sekitar 52% dari seluruh aktivitas E-Commerce di Asia Tenggara, bisa dibayangkan betapa pertumbuhannya yang sangat cepat bukan?

2. Tingginya Pengguna Smartphone dan Mobile Internet

Coba tebak,diantara Mobile, Dekstop, dan Tablet kira-kira pengakses terbesar blog ini dari perangkat apa hayo ? Yak! Jawabannya adalah perangkat mobile. 

Berdasarkan data yang berasal dari StatCounter disebutkan bahwa lalu-lintas internet di Indonesia sebesar 70,37% berasal dari perangkat mobile. Tidak dapat dipungkiri bahwa segala hal saat ini dapat di lakukan oleh Smartphone terkini, mulai dari akses media sosial, chating, browsing, dan perkembangan apps yang telah berkembang sangat pesat. Maka bisnis E-Commerce menjadi menjanjikan,karena kemudahannya diakses oleh siapapun. 


3. Pengguna Aktif Media Sosial di Indonesia yang Tinggi



Image result for media sosial

Siapa yang di sini tidak menggunakan media sosial? Hampir seluruh masyarakat Indonesia termasuk orang tua kita bahkan menggunakan media sosial.
Dengan tingginya pengguna mobile maka akses media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan berbagai media sosial lainnya akan semakin mudah. Saat ini Facebook masih menduduki posisi tertinggi dengan 93,9% pengguna aktif di Indonesia.

4. Kondisi Geografi Indonesia yang Mendukung



Image result for kepulauan indonesia

Melihat kondisi Geografi Indonesia yang berbentuk kepulauan, apakah itu sebuah potensi? Yaa tentu benar! Tidak semua kota atau daerah di Indonesia maju, dan dapat dilihat hampir semua perputaran barang berpusat di area Sumatra, Jawa, dan Bali. Dengan hadirnya E-Commerce di Indonesia tentu menjadi angin segar bagi daerah-daerah yang distribusinya belum maksimal.

Bisa dibayangkan teman-teman kita yang berada di Papua contohnya, jika harus menunggu barang yang populer di Jawa saat ini dijual di toko-toko Papua membutuhkan waktu berapa lama? Hal ini membuat distribusi barang di Indonesia menjadi tidak adil maka E-commerce bisa menjadi solusi hal tersebut.

5. Pemerintah Mendukung Pertumbuhan E-Commerce

Pernahkan mendengar Paket Kebijakan Ekonomi ? Yak akhir-akhir ini presiden kita Jokowi merilis berbagai paket kebijakan ekonomi yang isinya berguna untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. 

Dapat dilihat pada potongan judul berita di atas bahwa Jokowi telah merilih Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XIV untuk e-Commerce yang isinya berguna untuk memudahkan bisnis e-Commerce kedepannya. Tidak tanggung-tanggung isi dari kebijakan tersebut mengatur tentang pendanaan, perpajakan, perlindungan konsumen, pendidikan dan SDM, logistik, Infrastruktur komunikasi, keamanan siber (Cyber Security), dan yang terakhir adalah pembentukan manajemen pelaksana. Dengan adanya dasar hukum dan kebijakan dari pemerintah, tentu bisnis e-Commerce mempunyai masa depan yang cerah bukan?

Pada salah satu sesi pembukaan Forum Rektor Indonesia 2017, di Jakarta Convention Center Jakarta. Jokowi mengajukan beberapa usul jurusan supaya Indonesia tidak tertinggal dengan negara-negara lain.
"Di Universitas juga misalnya harus mulai mengubah hal-hal yang berkaitan dengan jurusan. Kenapa tidak ada jurusan logistik yang sangat dibutuhkan sekarang ini, jurusan retail, jurusan khusus mengenai toko online," tutur Jokowi. 

Dengan dukungan Jokowi dan pemerintahannya maka pertumbuhan e-Commerce di Indonesia akan diperlancar kedepannya. Jika bisnis ini akan menjadi terbesar di Asia pada beberapa tahun lagi, masih ragu untuk memulai berkiprah di bisnis e-Commerce?

Sumber :
https://techcrunch.com/2016/07/29/indonesia-will-be-asias-next-biggest-e-commerce-market/
http://think-banking.org/thinknew/index.php/782-what-is-driving-the-growth-in-e-commerce-and-m-commerce-in-indonesia
https://www.techinasia.com/google-temasek-ecommerce-data-indonesia
http://gs.statcounter.com/social-media-stats/all/indonesia#monthly-201601-201701-bar
http://www.businessinsider.co.id/4-reasons-indonesia-might-biggest-e-commerce-market-asia/#GemA03LKBi0qg8fY.97
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3342449/jokowi-rilis-paket-kebijakan-ekonomi-jilid-xiv-untuk-e-commerce-ini-isinya
https://news.detik.com/berita/d-3411942/ingin-pendidikan-kreatif-jokowi-usul-jurusan-vlog-dan-antiteror
Powered by Blogger.