Thursday, March 2, 2017

Inilah Kunci Utama Kesuksesan pada Bisnis E-Commerce Indonesia

Dalam dunia bisnis e-commerce sering kali melibatkan berbagai faktor seperti kepuasan dari konsumen, pelayanan, kualitas produk dan macam-macam hal lainnya. Namun, sebagai kunci utama kesuksesan dalam dunia e-Commerce Indonesia adalah Trust atau meraih kepercayaan dari para konsumen kita.



Hal yang masih menjadi masalah pada bisnis e-commerce Indonesia adalah rendahnya tingkat kepercayaan mereka dalam bertransaksi melalui media online. Berdasarkan data yang diperoleh dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) memberikan pernyataan bahwa konsumen Indonesia memiliki tingkat kepercayaan yang sangat rendah dalam melakukan transaksi belanja online. Tentu saja hal ini menjadi permasalahan serius para e-Commerce Indonesia menghadapai perilaku konsumennya. Namun jika suatu e-commerce telah mendapat kepercayaan yang tinggi, maka peluang untuk mendapatkan pelanggan setia akan lebih besar.

Membangun Trust di tengah Masyarakat Indonesia

Sebelum memahami bagaimana membangun kepercayaan e-commerce kita di tengah masyarakat, maka pahamilah terlebih dahulu Circle of Trust. Dalam suatu e-commerce sangat dibutuhkan tingkat Kredibilitas yang tinggi dan konsumen harus diperlakukan senyaman mungkin. Menurut Edward K. Suwignyo  timnya pada perusahaan Multiply telah menerapkan dua circle of trust di mana dengan membangun kredibilitas dan men-deliver suatu jaminan. Hal tersebut diterapkannya karena konsumen membutuhkan rasa aman dalam bertransaksi, sehingga tingkat kepercayaan mereka dengan transaksi yang dilakukan online akan meningkat. 

Berdasarkan Multiply hal yang paling mendasari konsumen untuk berbelanja online adalah dengan sesuatu yang praktis, cepat, dan aman. Jika suatu e-commerce sudah melengkapi semua hal tersebut maka tingkat kepercayaan mereka dengan transaksi online akan meningkat. Pada kondisi di Indonesia sendiri saat ini sedang mengarah ke sana. Maka dapat dilihat berbagai e-commerce tanah air berlomba-lomba mempermudah sistem pembayarannya dan memberikan jaminan ketika barang yang datang tidak sesuai dengan ekspektasi pelanggan.

Memberikan Jaminan Konsumen dengan Program Return dan Refund

Dalam membangun bisnisnya Living Social dengan CEO nya bernama Rolf Monteiro menyatakan juga bahwa dalam bisnis online nya faktor penting yang sangat mempengaruhi adalah faktor "TRUST" dari pelanggannya. Untuk itu, LivingSocial telah menerapkan sistem Return and Refund untuk membangun dan menjaga kepercayaan dari para konsumennya. Harapannya dengan adanya sistem ini konsumen yang berbelanja pada LivingSocial dapat merasakan keamanan, kenyamanan, dan menyenangkan. 

Dalam menjalankan bisnis ini LivingSocial harus berani mengambil segala resiko ganti rugi jika konsumennya melaporkan bahwa pelayanan mengalami masalah. Keseriusan LivingSocial dalam merefund biaya yang di keluarkan konsumennya yang telah menggunakan produknya diapresiasi oleh para konsumennya. 

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.